ITS PKU Muhammadiyah Gelar Wisuda Luring Dan Daring

      

  • Terapkan Prokes Ketat

Solo Baru, — Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah menggelar wisuda lurinh di Hotel Best Western, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (21/11). Dalam prosesi wisuda, ITS PKU Muhammadiyah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk kewajiban rapid test bagi peserta wisuda.

Sebanyak 219 wisudawan mengikuti prosesi wisuda luring. Dengan 140 pendamping dari wisudawan terbaik. Sebagai langkah antisipasi pencegahan covid-19, baik wisudawan, pendamping wisudawan terbaik serta pimpinan dan panitia wajib melakukan rapid test. Maksimal tiga hari sebelum pelaksanaan wisuda.

Dari pantauan lokasi, peserta wisuda wajib mengenakan masker medis. Sebelum masuk ruangan diperiksa suhu tubuh dan menggunakan handsanitizer. Panitia wisuda juga membagikan faceshield dan sarung tangan. Selain itu tempat duduk dibuat berjarak. Dengan peserta setengah dari kapasitas ruangan.

Kepala Humas ITS PKU Muhammadiyah Teguh Wahyudi mengatakan pelaksanaan wisuda menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Dan mengacu pada aturan Prokes Covid-19 Kemenkes RI. Selain itu koordinasi dengan Satgas Covid-19 telah dilakukan pihak hotel.

“Meski diadakan secara luring, wisuda kali ini sangat terbatas. Hanya 219 wisudawan dan 140 pendamping dari wisudawan terbaik serta pimpinan saja yang masuk ruangan. Sedangkan yang lain menyimak secara daring melalui zoom clouds meeting,” ujarnya di sela prosesi wisuda.

Selain itu, prosesi wisuda dibuat ringkas. Sedangkan prosesi pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah tetap dilakukan. Setelah pemindahan tali, wisudawan mengambil sendiri ijazah yang diletakan di meja depan. Hal tersebut untuk meminimalisir kontak fisik. Setelah prosesi wisuda selesai, peserta diminta untuk segera pulang.

“Sebanyak 219 calon wisudawan berasal dari  Program studi S1 Ilmu Gizi reguler sebanyak 31 orang, S1 Gizi Transfer dari DKK Kota Sragen dan RSUD Kota Sukoharjo sebanyak 27 orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 145 orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 16 orang,” imbuhnya.

Selain itu, 140 wisudawan memperoleh predikat cumlaude. Yakni wisudawan terbaik di Prodi S1 Gizi diraih oleh Beta Muchrizki dengan indeks Penilaian Kumulatif (IPK) 3,93; Aprilia Miranti dengan IPK 3,84 dan Evadyahayu Dewi N.N dengan IPK 3,79. Untuk prodi DIII Keperawatan diraih oleh Elsa Fitria Dewi dengan IPK 3,97; Ema Tiana Wahyuningsih dengan IPK 3,96 dan Nanda Permata Putri dengan IPK 3,92. Sedangkan prodi DIII Kebidanan diraih oleh Annisa Ayudya Utama IPK 3,89; Iva Avivah dengan IPK 3,82 dan Santika Wijayanti Ayu Saputri dengan IPK 3,78.

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti berpesan agar wisudawan selalu menjunjung nilai-nilai profesionalisme dan Keislaman. Dan mendorong lulusan untuk berkompetisi ditingkat nasional dan internasional. Meski di masa pandemi covid-19 wisudawan harus bisa menyesuaikan diri agar tidak tergilas dengan kondisi.

“Keterserapan kerja lulusan disalurkan ke jejaring rumah sakit PKU Muhammadiyah se Jawa Tengah. Dalam proses magang. Wisudawan akan mendapatkan sertifikat pengalaman magang kerja sebagai pendamping ijazah, yang kelak sangat bermanfaat dalam proses seleksi calon karyawan,” katanya.

Peluang keterserapan kerja di luar negeri dengan mengadakan kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bahana Inspirasi Muda. Yang bisa bekerja ke  Jepang dan Arab Saudi. Di mana sudah ada 25 calon tenaga kerja Kesehatan yang siap dikirim ke Jepang.

“Kami tengah mempersiapkan kampus II dengan design monumental memadukan Perguruan Tinggi dengan Holding bisnis yakni Unit Kalibrasi Alat Kesehatan, Kuliner Anak Muda,  Klinik Kecantikan, Toko Alat Kesehatan Offline maupun Online, dan lainnya,” imbuhnya. (humas)

Leave a Reply