INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis

Sarjana Terapan Elektromedis ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Tenaga Elektromedis adalah Tenaga Kesehatan yang masuk dalam rumpun keteknisian Medis yang mengkhususkan diri dalam penatalaksanaan alat-alat medis yang ada di institusi pelayanan kesehatan. Saat ini jumlah tenaga elektromedis di Indonesia masih sangat minim, diperkirakan hanya 5000 an orang saja diseluruh Indonesia per tahun 2011.

Hal ini dikarenakan jumlah institusi pendidikan elektromedis yang masih sedikit, serta pengenalan masyarakat akan profesi elektromedis juga masih sedikit. Dari sekian Institusi Pendidikan Elektromedis yang ada, diperkirakan hanya mampu meluluskan kurang lebih 300 orang tiap tahun. Sementara dari data IKATEMI (Ikatan Tenaga Teknik Elektro Medik Indonesia) tahun 2010, Indonesia masih membutuhkan sekurang-kurangnya 8000 tenaga elektromedis untuk Rumah Sakit dan Perusahaan alat kesehatan.

Saat ini, rata-rata pendidikan Elektromedis yang ada di Indonesia dalam jenjang Diploma III. Hadirnya Prodi Teknik Elektromedis dengan jenjang Sarjana Terapan di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta merupakan harapan baru bagi masyarakat, baik bagi calon tenaga Elektromedis maupun bagi para pengguna lulusan.

Materi perkuliahan berdasarkan kurikulum nasional yang intinya ada 4 (empat) materi teori dan praktek elektronika, radiologi, elektromedis dan alat laboratorium kesehatan. Untuk materi elektronika hampir ada ditiap semester dari mulai tingkat dasar hingga terapan.

Sementara materi radiologi mempelajari teknologi alat x-ray (rontgen), mammography, ct-scan dll. Materi elektromedik mempelajari teknologi peralatan kesehatan lainnya seperti: ecg, patien monitor, diathermi, electro surgery, ventilator dll. Dan materi alat laboratorium kesehatan belajar teknologi alat mikroscope, centrifuge, photometer, hematology analyzer, blood gas analyzer dll.

PELUANG KERJA

Lulusan Pendidikan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis dapat melaksanakan tugas pada berbagai tempat kerja antara lain: rumah sakit, puskesmas, Badan pengawasan Obat & Makanan, Badan kalibrasi Fasilitas Kesehatan, TNI, Kepolisian, perusahaan yang bergerak pada peralatan kedokteran/kesehatan.

Dewasa ini terjadi perubahan pada masyarakat terkait pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, sehingga orientasi pelayanan berkembang pada patient centerness dan peralatan kedokteran. Peralatan kedokteran baik yang berfungsi sebagai diagnosa maupun terapi harus memiliki kinerja yang baik dan laik pakai, serta terukur dengan kalibrasi yang dilaksanakan oleh institusi legal yang ditunjuk.

Standar pelayanan Elektromedis mengatur penggunaan peralatan Elektromedis mulai dari perencanaan, pengadaan, pengelolaan, pelaporan serta evaluasi utilisasi peralatan Elektromedis selama digunakan dalam umur ekonomisnya. Selain itu juga mengatur sumber daya manusia yang mempunyai persyaratan kompetensi yang diperlukan, pengorganisasian, serta kebijakan dan prosedur pengelolaan pemeliharaan peralatan Elektromedis.

VISI

Visi pendidikan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedik adalah.

Menjadi Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis yang Unggul dalam Pengembangan Teknopreuner dan Berkarakter Islam Berkemajuan“.

 

MISI

Misi Pendidikan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedik adalah.

  1. Menyelenggarakan Pedidikan Secara Islami Untuk Mencetak Tenaga Elektromedik Yang Professional.
  2. Mengembangkan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Di Bidang Elektromedik Untuk Mencetak Technopreuner.
  3. Menguasai Pembelajaran Inovatif Dibidang Elektromedik Untuk Menghasilkan Evaluator Yang Handal.

 

PROFIL LULUSAN

Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis ITS PKU Muhammadiya Surakarta diharapkan memiliki pengetahuan dan tingkat keterampilan yang telah ditentukan yakni dapat menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi Elektromedis, sehingga mampu untuk :

  1. Teknisi

Seorang Elektromedis yang berakhlakul karimah dan islami yang memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Elektromedik dalam menjamin alat Elektromedik berfungsi sesuai spesifikasinya serta menyusun laporan tertulis secara komprehensif.

  1. Analis

Seorang Elektromedis yang berakhlakul karimah dan islami yang menilai kondisi alat Elektromedik dengan memilih metode yang tepat untuk menunjukkan kinerja, mutu dan kuantitas yang terukur serta menyusun laporan tertulis secara komprehensif sebagai rekomendasi tindak lanjut.

  1. Teknopreuner

Seorang Elektromedis yang berakhlakul karimah dan islami yang mengembangkan kewirausahaan melalui penerapan hasil pengembangan teknologi bidang Elektromedik dan mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi serta menyelesaikan masalah yang tepat dalam pengambilan keputusan untuk pencapaian hasil usaha dan menampilkan kesadaran rasionalitas, objektivitas, mandiri, profesionalitas, dan nilai-nilai kemajuan lainnya.

  1. Evaluator

SeorangĀ  Elektromedis yang berakhlakul karimah dan islami yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam melakukan pengujian alat Elektromedik sesuai standar serta memformulasikan penyelesaian masalah prosedural sehingga