INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

PENGEMBANGAN KAMPUS ITS PKU TERIMA WAKAF TANAH

by Frendi Comments: 0

Solo — Institut Tehnologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta menerima wakaf sebidang tanah dari warga untuk pengembangan kampus. Prosesi serah terima wakaf dilaksanakan di Kampus ITS PKU pada hari kamis (14/5) dengan dihadiri Rektor dan jajaran Wakil Rektor, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Badan Pembina Harian, serta keluarga Wakif. Dalam seremoni serah terima wakaf tanah tersebut, bertindak selaku wakif Bp.H. Sugiman. S.Sos dan sebagai penerima wakaf diwakili langsung oleh Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, M.Kes.,Ph.D dengan disaksikan PDM Kota Surakarta Drs. HM. Joko Riyanto, SH.,MM.,MH serta ketua BPH Prof. Dr. Sofyan Anief, M.Si.
H. Sugiman selaku wakif berharap tanah yang diwakafkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan Pendidikan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta . “Sebenarnya niatan untuk mewakafkan tanah kepada ITS PKU sudah cukup lama, hanya baru bisa terealisasi pada hari ini. Kami menyerahkan wakaf tanah ini karena kami percaya ITS PKU yang saat ini telah tumbuh besar mampu memanfaatkan untuk kemaslahatan yang lebih besar”, ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BPH Prof. Dr. Sofyan Anief, M.Si menyampaikan bahwa perimaan wakaf tanah dari warga saat ini bukanlah kali yang pertama. “Sejak awal kampus didirikan dalam bentuk AKPER, kami telah menerima wakaf beberapa bidang tanah yang hari ini telah wujud menjadi beberapa Gedung perkuliahan ITS PKU”, Jelasnya.
Tanah wakaf seluas 100 M2 tersebut memiliki posisi yang cukup strategis di dekat komplek kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. “Kami sangat mengapresiasi keluarga yang telah mengamanahkan wakaf tanah kepada ITS PKU, dan insyaAllah kami akan memanfaatkan tanah wakaf ini untuk mengembangkan unit usaha kampus yang nantinya dapat menopang operasional kegiatan kampus”, ungkap Weni Hastuti.
Setelah prosesi serah terima wakaf di Kampus ITS PKU akan dilanjutkan penandatangan akta ikrar wakaf dari wakif kepada Majelis Wakaf PDM Kota Surakarta selaku Nazhir. (Humas/tg)

ITS PKU SUMBANG SUMUR DALAM UNTUK WARGA SUKOMULYO

by Frendi Comments: 0

SOLO – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta menyumbang sumur dalam di RT 5 RW XI Kadipiro Surakarta. Disaksikan sejumlah warga Sukomulyo RT 5 RW XI Kadipiro Surakarta.

 

   Warga Sukomulyo RT 05 RW XI Kadipiro menerima bantuan sumur dalam dari ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Secara simbolik, Rektor ITS PKU Weni Hastuti, M,Kes.,Ph.D menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua Paguyupan Pengguna Sumur Dalam Sukomulyo Suharno, SH.,MH yang disaksikan oleh BPH ITS PKU beserta perwakilan beberapa warga karena adanya anjuran social distancing, pada Senin (12/05).

Pembuatan sumur dalam untuk warga sekitar kampus ini adalah salah satu bentuk kepedulian ITS PKU untuk turut serta meringankan beban permasalahan sumber air bersih yang dialami oleh warga Sukomulyo Kelurahan Kadipiro. Sumur dalam dibangun dengan ketinggian bak penampung air sekitar 7 M di sebidang tanah milik warga yang berlokasi di tengah kampung sehingga mudah diakses oleh seluruh warga kampung dan nantinya untuk mencukupi kebuthan warga.

Ketua BPH ITS PKU, Prof. Dr. Sofyan Anief, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan pembuatan sumur dalam ini diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antara Kampus ITS PKU dengan Warga Sukomulya yang selama ini telah terjalin dalam hubungan yang saling memberi manfaat. “Pembuatan bantuan sumur dalam untuk warga kali ini adalah wujud dari praktik ta’awuna ‘alal birri wa taqwa, tolong menolong dalam kebaikan dan takwa”, ungkapnya.

Penyerahan bantuan sumur dilanjutkan dengan prosesi peresmian di lokasi sumur dalam yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor ITS PKU Weni Hastuti, M.Kes.,Ph.D yang disaksikan oleh semua tamu undangan dan warga sekitar. Pada persemian itu Weni Hastuti menyampaikan bahwa ITS PKU akan terus berbagi manfaat dengan warga masyarakat, baik berupa sarana fisik maupun non fisik. “Kami berharap, pembangunan sumur dalam untuk warga ini betul-betul dapat dimanfaatkan secara luas oleh warga guna memenuhi kebutuhan air bersih yang saat ini terhitung langka”, ucapnya. “Ini merupakan kepedulian ITS PKU Muhammadiyah Surakarta terwarga setempat, warga di lingkungan kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta,” jelas Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti, Solo, Rabu (13/5).

Weni mengemukakan pada tahun kemarin kawasan kering, sehingga waktu musim kemarau sering tidak ada air. Masyarakat warga Sukomulyo saat kemarau sering mengeluh tidak memiliki air karena sumurnya kering.

Sumur dalam ini, menurut Weni, bisa disedot kemudian ditampung, kemudian disalurkan ke 43 rumah penduduk. “Alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhan air penduduk disini,” ujarnya.

Sementara itu, ketua pangguyuban masyarakat setempat Suharno, SH mengatakan, daerahnya setiap musim kemarau selalu kering, sehingga kekurangan air. Ditambah lagi air PDAM pun hanya nyala pada jam 2 hingga 3 malam. “Sehingga adanya bantuan sumur dalam ini kami mewakili warga disini sangat berterima kasih sekali,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan dan peresmian sumur dalam ditutup dengan kegiatan Buka Bersama sekaligus acara ramah tamah untuk lebih mengakrabkan warga masyarakat dengan kampus ITS PKU Muhammdiyah Surakarta.

 

ITS PKU membagi 500 APD ke Rumah Sakit

by Frendi Comments: 0

Solo – Insitut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta mendonasikan sekitar 500 paket lebih alat pelindung diri (APD) atau hazmat ke sejumlah rumah sakit PKU di solo Raya yang selama ini menangani orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), maupun seseorang terpapar virus corona (Covid-19)

  

Tidak hanya Rumah Sakit di Soloraya saja akan tetapi kami juga mengirimkan Paket hazmat dan APD lainnya kita donasikan ke Wisma Atlit Jakarta yang nota bene menjadi salah satu tempat pasien covid di jakarta, Kamis (16/4) serta RS PKU Muhammadiyah se Solo Raya mulai Senin (20/4) hingga Kamis (23/4). Yakni, RS PKU Muhammadiyah Sragen, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, RS PKU Muhammadiyah Singkil, Boyolali, RS PKU Muhammadiyah Sampangan Solo, RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo dan RS PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten.

Kepala Humas ITSPKU Muhammadiyah Surakarta, Teguh Wahyudi mengatakan, ada sekitar 500 set yang terdiri dari hazmat, face shield atau pelindung wajah, masker N95, masker sensi, handscoon atau sarung tangan, hand sanitizer dan hand soap menjadi satu paket dialokasikan di beberapa rumah sakit.

Disampaikan oleh Anis Prabowo selaku Ketua Tim covid 19 ITS PKU Muhammadiyah “Paket APD lengkap tersebut dialokasikan ke rumah sakit PKU di Soloraya. Semoga bantuan ini dapat membantu dan meringankan manajemen Rumah Sakit dlam pengadaan APD demi keselamatan kerja para tenaga medis saat menangani pasien ODP, PDP, maupun positif corona. Jumlah alokasinya dibagikan sesuai kebutuhan rumah sakit masing masing, karena ada salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan covid-19, jadi jumlah besarannya beda, kita melihat per kasus yang jelas semuanya ada 500-an APD lengkap.”

Dari Rumah sakit yang diberikan bantuan APD, Wisma Atlit Jakarta menjadi rujukan penanganan pasien positif Covid-19. Sedangkan RS PKU Muhammadiyah di Solo raya saat ini lebih banyak menangani pasien ODP dan PDP. Namun, pihaknya tetap
memberikan bantuan kepada rumah sakit tersebut agar mendapat manfaat kedepan.

Pihaknya mengaku berniat menyumbangsihkan APD lengkap, namun tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan melakukan donasi kembali dalam bentuk berbeda yang kaitannya dengan pangan pokok untuk masyarakat sekitar menjelang Ramadhan.

“Bentuk donasi tersebut berasal dari bentuk kerja sama kepada mahasiswa, mereka menjadi relawan menggalang donasi, sementara dari pihak kampus juga ikut menyumbangkan donasi untuk APD. APD bermacam-macam ada yang jenisnya sekali pakai dan ada yang bisa dipakai ulang,” pungkasnya. (Humas ITS PKU)

 

PENCEGAHAN VIRUS CORONA DI ITS PKU

by Frendi Comments: 0

  Setelah diberlakukan KLB virus Corona di kota Solo sejak 13 Maret 2020, ITS PKU melaksanakan beberapa kebijakan dalam pencegahan di lingkungan kampus.

Disampaikan Weni Hastuti selaku Rektor ITS PKU, ”ITS PKU mengambil kebijakan mulai 19 Maret hingga 13 April 2020 kegiatan belajar mengajar digantikan dengan sistem daring atau kuliah online.

Tenaga pendidik dan kependidikan diberlakukan kebijakan work from home, dengan beberapa staf tetap ke kampus untuk melayani pendaftaran mahasiswa baru, akan tetapi tetap harus menerapkan social distancing secara ketat.”

Dalam edaran yang dikeluarkan menyikapi status KLB Covid-19 ini, Rektor menghimbau kepada segenap civitas akademika untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meningkatkan amalan amalan yang diwajibkan maupun yang disunahkan, selain mematuhi protokol pencegahan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah secara umum.

Weni Hastuti menjelaskan, “Guna pencegahan penyebaran virus corona  agar tidak semakin meluas di lingkungan kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, kami melakukan penyemprotan disinfectan bekerjasama dengan Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) PDM Kota Surakarta dan dilanjutkan secara mandiri.” Lebih lanjut Weni Hastuti menambahkan, “Kami juga mewajibkan kepada staf yang bertugas piket di kampus untuk melayani pendaftaran mahasiswa baru agar selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan sebagai bentuk penjagaan diri.” Melalui tim humas kampus, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta juga aktif membuat media edukasi seputar Covid-19 yang disebarluaskan ke masyarakat melalui media sosial.

 

Selain menempuh usaha-usaha pencegahan secara pengetahuan medis, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta juga menggalakkan ikhtiar pencegahan bencana berdasarkan pengetahuan Agama Islam yang selama ini menjadi bagian dari Visi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta yang berkarakter Isalam Berkemajuan. Berdasarkan keyakinan bahwa dengan sedekah dapat menghindarkan dari musibah, maka Rektor membuat kebijakan untuk membagikan paket sembako pada seluruh karyawan untuk keperluan selama pemberlakuan status KLB Covid-19 berlangsung, guna meringkankan beban mereka. Weni Hastuti menerangkan, “Melalui Unit Laboratorium Bio Medik, kami juga membuat dan memproduksi Handsanitizer yang kami gunakan untuk lingkungan kampus, keluarga besar ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, dan didistribusikan ke beberapa masjid sekitar kampus.”

Disamping itu, melalui Organisasi Kemahasiswaan KSR, telah dilakukan penghimpunan dana melalui Open Donasi yang nantinya dana yang terkumpul akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti untuk pengadaan Alat Pelindung Diri bagi petugas kesehatan yang saat ini tergolong mulai menipis. (Humas/Teguh)

Kemendikbud Bekerja Sama dengan Operator Telekomunikasi Sukseskan Pembelajaran di Rumah

by Frendi Comments: 0

Kemendikbud Perbesar Dukungan Swasta, Bekerja Sama dengan Operator Telekomunikasi Sukseskan Pembelajaran di Rumah
Jakarta, Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus memperbesar dukungan mitra swasta guna menyukseskan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan platform teknologi selama masa darurat Coronavirus Disease (Covid-19) yang saat ini tengah terjadi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi kinerja yang telah dilaksanakan Kemendikbud dan juga dukungan sektor swasta dalam merespon arahan Presiden untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.
“Saya sangat menghargai kerja keras teman-teman Kemendikbud dan juga dukungan para operator telekomunikasi yang telah memfasilitasi kegiatan belajar-mengajar jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dengan memberikan akses internet gratis kepada pelajar, guru, dan dosen. Subsidi data yang diberikan operator telekomunikasi sangat membantu pelajar maupun pendidik untuk belajar, sehingga tetap produktif di rumah,” dikatakan Mendikbud di Jakarta, Kamis (26/03).
Mendikbud mengakui besarnya tantangan pembelajaran daring dalam darurat Covid-19. Dalam situasi yang tidak mudah ini, tidak semua pembelajaran daring yang dilakukan sekolah akan optimal.
“Memang tidak semua daerah punya akses smartphone ataupun koneksi internet yang baik. Jadi ini merupakan suatu hal yang menantang. Tetapi kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama ke depan memastikan sekolah bisa menyelenggarakan pembelajaran daring,” ungkap Nadiem.
“Saya yakin dengan gotong royong antara semua pihak, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama,” tambahnya.
Lebih lanjut Mendikbud menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengakses laman khusus terkait dengan penanganan Covid-19 di sektor pendidikan dan kebudayaan melalui laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/.
“Masyarakat dapat menemukan berbagai aplikasi pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di rumah. Kemudian ada surat edaran, panduan, serta kumpulan informasi, video, dan infografik yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19,” terang Nadiem.
Ahmad Al-Neama, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo mengatakan pihaknya sangat memahami meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk berinteraksi secara daring atau digital sebagai dampak penerapan pembatasan sosial (social distancing) untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Kami memberikan kuota gratis 30GB yang dapat digunakan untuk mengakses platform belajar online sehingga mereka tetap semangat belajar meskipun dari rumah. Ini saatnya bagi semua pihak untuk bergotong royong dan bekerja bersama untuk mematuhi kebijakan pemerintah guna memperlambat penyebaran Covid-19 di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ahmed menjelaskan kuota internet gratis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses ke lebih dari 60 platform e-learning dan situs-situs resmi dari Universitas-universitas di Indonesia agar mahasiswa dan dosen tetap dapat melanjutkan proses perkuliahan selama masa tanggap darurat COVID-19 berlangsung, tanpa menghabiskan kuota internet mereka. Indosat Ooredoo juga bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang menggunakan solusi Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan tambahan kapasitas bandwidth secara gratis, untuk layanan internet dedicated yang ada saat ini untuk mendukung kelancaran perkuliahan daring.
Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan Telkomsel juga mengambil peran sebagai connectivity enabler dengan mengoptimalkan aset-asetnya untuk menjaga semua elemen masyarakat dapat tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan. Pada sektor pendidikan, menyusul imbauan Presiden Joko Widodo untuk mendorong proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, Telkomsel menggandeng beberapa aplikasi e-learning untuk menghadirkan Paket Bebas Akses Ilmupedia hingga 30GB tanpa biaya bagi pelanggan prabayar maupun paskabayar Telkomsel untuk mengakses platform belajar daring. Saat ini sebanyak 39 learning management system (LMS) perguruan tinggi telah terkoneksi dengan Ilmupedia dan menyusul LMS dari 92 perguruan tinggi lain dalam waktu dekat.
“Upaya ini merupakan bentuk gotong royong kami untuk memudahkan akses pembelajaran bagi pelajar, guru, dosen dan orang tua. Karena kami memahami proses belajar harus tetap terjaga di masa sulit seperti ini sekalipun,” tutur Setyanto sembari menjelaskan bahwa pihaknya juga telah menyiagakan tambahan kapasitas jaringan di sejumlah wilayah yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan para pelanggan XL Axiata yang merupakan mahasiswa, pelajar, ataupun dosen dan guru juga bisa memanfaatkan kuota gratis 2GB/hari untuk mengakses sejumlah aplikasi atau layanan data yang bisa membantu belajar atau bekerja dari rumah. Program ini dilaksanakan mulai tanggal 18 s.d. 31 Maret 2020. Pelanggan dapat mengakses materi kuliah daring yang disediakan kampus atau sejumlah aplikasi edutech yang telah berkolaborasi. Sebanyak 14 perguruan tinggi telah terlibat dan menyusul segera untuk aplikasi learning management system (LMS) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang menaungi e-learning dari 242 Perguruan Tinggi.
“Sesuai dengan bidang kompetensi kami. Kami memahami masyarakat membutuhkan akses data dan internet untuk tetap bisa beraktivitas belajar dan bekerja secara produktif dari rumah. Program ini kami buat secepatnya dan mencakup apa saja yang paling dibutuhkan masyarakat. Kami juga akan terus memantau perkembangan yang ada untuk bisa mengetahui apa lagi yang kira-kira bisa kami support selanjutnya,” ungkap Dian.
Selain Indosat, Telkomsel, dan XL Axiata, Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud juga mencatat dukungan operator Tri Indonesia dan Telkom dalam penyediaan subsidi data untuk mengakses berbagai aplikasi maupun situs pembelajaran. Subsidi ini dimaksudkan agar para pelajar dan pendidik dapat terus produktif di masa darurat Covid-19.
Kreativitas Jadi Kunci
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen) Harris Iskandar mengimbau para Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) membuat aturan lebih detail tentang metode pembelajaran di rumah selama masa pandemik Covid-19. Perlu ada penekanan kembali dari Kadisdik agar metode belajar di rumah tidak hanya terpaku pada capaian akademik ataupun fokus pada kemampuan kognitif saja. Guru dan orang tua juga harus memberikan pendidikan yang bermakna, termasuk memahami pandemik Covid-19. “Harus disampaikan ke anak sehingga dia paham. Berikan pendidikan yang bermakna,” pesannya.
Menurut Harris, perlu kreativitas guru dan orangtua dalam mengekplorasi cara belajar anak. Terlebih, karena banyak kendala fasilitas teknologi dan koneksi internet. “Kami sarankan pendidikan kecakapan hidup untuk dieksplorasi, sehingga tidak harus belajar secara daring,” ujar Harris.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti), Nizam menjelaskan dengan menggunakan metode pembelajaran daring, dosen dan mahasiswa dapat tetap menjalankan proses perkuliahan tanpa harus bertatap muka secara langsung di kelas. Ini juga merupakan tindak lanjut arahan presiden dalam pencegahan penyebarluasan Covid-19 dengan melakukan social distancing, salah satunya melalui belajar dari rumah.
“Pembelajaran dari rumah dapat dilakukan secara sinkronis melalui penggunaan video conference maupun asinkronis dengan email atau berbagai macam aplikasi chat atau pesan. Materi pembelajaran dapat memanfaatkan berbagai sumber daring yang sudah tersedia,” jelas Nizam.
Beberapa hal penting yang harus disiapkan oleh perguruan tinggi di antaranya, pertama, kampus harus berbenah dengan mulai meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran daring seperti infrastruktur, LMS, dan repositori yang memadai. Kedua, kampus harus mampu mengubah budaya dosen dan mahasiswa. “Misalnya, dosen harus mampu menyiapkan media dan konektivitas yang mendukung pembelajaran daring,” ujar Nizam.
Nizam mengapresiasi adanya peningkatan kampus yang menggunakan metode pembelajaran daring. Menurutnya, Ditjen Pendidikan Tinggi akan mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan pembelajaran daring lebih luas melalui sinergi dengan Kominfo dan provider layanan telekomunikasi.
Masyarakat bisa mengakses beragam konten dan mata kuliah jarak jauh melalui platform Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) yang disiapkan bersama Ditjen Pendidikan Tinggi dengan berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. SPADA dapat diakses melalui https://spada.kemdikbud.go.id/. Platform ini juga telah dicatat sebagai platform pembelajaran jarak jauh nasional di Indonesia oleh UNESCO. (*)
Jakarta, 26 Maret 2020
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id
#MerdekaBelajar
#KampusMerdeka
#BersamaHadapiKorona
Akses untuk Program Indosat Ooredoo: https://im3ooredoo.com/belajardirumah
Akses untuk Program Telkomsel: https://www.telkomsel.com/paket-ilmupedia
Akses untuk Program XL Axiata: https://www.xl.co.id/DiRumahLebihBaik
Sumber : SIARAN PERS Nomor: 069/Sipres/A6/III/2020

178 Mahasiswa Dari 5 Prodi ITS PKU Disumpah Sebelum Praktek Pelayanan Kesehatan

by Frendi Comments: 0

 

5 Program Studi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta yang terdiri dari Prodi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, D4 Anestesiologi, S1 Keperawatan, dan S1 Gizi dengan jumlah 178 mahasiswa melaksanakan pengambilan sumpah dan penyematan lencana di Megaland Hotel, Selasa (10/3)Acara ini dilaksanakan secara rutin sebelum para mahasiswa akhirnya melaksanakan praktek klinik pelayanan kesehatan di lahan praktek.

Dalam pelaksanaan Ucap Janji juga disampaikan penyerahan Beasiswa berprestasi peringkat 1,2 dan 3 paralel di masing masing Prodi, Beasiswa bagi tidak mampu dan Hafidz Qur’an dari Bank Muammalat, 6 Beasiswa dari LazisMu Surakarta serta 2 Beasiswa Atlit dari Belmawa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Pengambilan sumpah dan ucap janji sebagai upaya agar mahasiswa menjaga nama baik almamater, bertanggung jawab dan menjaga kerahasiaan pasien serta melayani dalam keikhlasan. Karena itu adalah hal yang paling penting yang perlu kita tanamkan kepada mahasiswa,” terang Nevia Zulfaitun Nissa Ketua Panitia acara.Para mahasiwa yang akan melaksanakan praktek ini rencananya akan ditujukan di Rumah Sakit se-Eks Karisidenan Surakarta dengan lama waktu praktek 3-4 minggu.

 

“Harapan kami para mahasiswa dapat mengaplikasikan teori atau ilmu yang sudah di dapatkan ketika di meja kuliah dan diaplikasikan di pelayanan kesehatan, Dan kami berharap para mahasiswa lebih terampil dan professional selama di lahan praktik.” papar Rektor ITS PKU, Weni Hastuti.

Weni juga berpesan kepada para mahasiwa yang akan melaksanakan praktek klinik di lapangan agar berperilaku sesuai dengan sumpah yang sudah dilafalkan dihadapan para tamu dan dihadapan Allah, tetap menjaga profesionalisme dan menjaga nama baik almamater.

“Kami berharap mahasiswa dari ITS PKU Muhammadiyah Surakarta ini bisa menunjukkan, tidak hanya hard skill saja yang akan ditampilkan dengan baik tetapi soft skill, yang nanti akan menjadi pembeda dari mahasiswa perguruan tinggi sejenis lainnya,” pesan Weni Hastuti. (Humas/Teguh)