INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

473 Mahasiwa ITS PKU Terima Beasiswa UKT

by Frendi Comments: 0

Sebanyak 473 mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, tahun 2020 ini, menerima beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kemendikbud RI. Banyaknya masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, menjadi landasan dasar pemerintah Indonesia dalam memberikan bantuan beasiswa UKT.

Beasiswa tersebut diterima oleh mahasiswa dari berbagai prodi yang ada di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, yaitu prodi S1 Gizi, S1 Keperawatan & Ners, S1 Informatika, D4 Keperawatan Anestesiologi, D4 Elektromedis, D3 Keperawatan, dan D3 Kebidanan.

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti, M. Kes, PhD., mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama  dan koordinasi yang baik dengan Bagian Kemahasiswaan & Akademik LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah.

Weni Hastuti, M.Kes., PhD RektorITS PKU Muhammadiyah menyampaikan “Saya ucapkan selamat kepada 473 mahasiswa yang telah lolos seleksi dan terpilih untuk menerima beasiswa UKT dari pemerintah. Pemberian beasiswa UKT ini bukanlah sebuah hadiah Cuma-Cuma , tapi didalamnya terkandung suatu amanah. Maka semoga beasiswa UKT ini mampu memicu prestasi kedepannya”

“kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Sehingga dengan mendapatkan beasiswa ini  dapat dialokasikan untuk urusan yang lebih mendesak dan bermanfaat lainnya selama pandemi ini,” ungkapnya.

Sri Mintarsih, S. Kep., Ns., M.kep., wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITS PKU Muhammadiyah mengatakan,  bahwa beasiswa ini sudah terproses dan mahasiswa penerima beasiswa tersebut sudah menerima beasiswa melalui koordinasi oleh Bidang Kemahasiswaan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, yaitu Unit Beasiswa, Penalaran Ilmiah dan Kewirausahaan (BPIK) yang diketuai oleh Agung Setya Wardhana, STP.,M.Si.

Dsampaikan Sri Mintarsih, “Alhamdulillah, beasiswa ini, dapat membantu para mahasiswa di masa pandemi covid-19 ini, sehingga proses pembelajaran mereka tetap bisa berjalan dengan lancar dan baik.”

Ini menunjukkan kepedulian pemerintah dalam hal ini melalui Kemendikbud RI dan LLDIKTI Wilayah VI Jateng dan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, berkesempatan untuk mengusulkan kuota beasiswa UKT tersebut pada tahun 2020 ini.

Usulan ini, diperuntukkan bagi mahasiswa aktif semester 3,5,7 yang tercatat di PDDIKTI (Pangkalan Data Perguruan Dikti) karena harus tersinkronisasi secara system.

Beasiswa ini diberikan 3 tahap, tahap pertama bulan Oktober 2020, tahap kedua bulan Nopember 2020 dan tahap ketiga, bulan Desember 2020.

Harapan kami kepada para mahasiswa, walaupun di masa pandemi ini, harus tetap semangat belajar sebaik baiknya dan sungguh-sungguh, selalu berdoa kepada Alloh SWT,dan melaksanakan 3 M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak).

Akhirnya kepada para mahasiswa selamat belajar, selamat menempuh cita cita, semoga berhasil semua, dan dapat lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaaan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang sudah dipelajari di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Febianita, salah satu mahasiswa penerima beasiswa UKT dari Prodi Sarjana Terapan Keperawatan anestesiologi mengucapkan banyak terima kasih kepada kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta atas transparansi penyaluran yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih karena sudah dipercaya oleh kampus ITS PKU Muhammadiyah Surakarta  mendapatkan bantuan beasiswa UKT.  Hal ini sangat membantu mahasiswa  yang terdampak pandemi Covid-19 dan bersyukur karena ada bantuan ini, saya dan penerima beasiswa lainnya dapat meneruskan kuliah di kampus ITS PKU Mhammadiyah Surakarta dan meringankan beban orang tua kami,” ungkap Febianita. (humas/tg)

ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Siapkan Petugas Pemantau Prokes Pilkada Kota Surakarta Di 48 TPS Kadipiro

by Frendi Comments: 0

Dalam pelaksanaan Pilkada di kota Solo akan menimbulkan kerumunan dan dapat mengakibatkan penularan covid19 apabila tidak di jaga protokol kesehatannya. ITS PKU Muhammadiyah Surakarta bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, menyiapkan petugas pemantau protokol kesehatan (prokes) dalam kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Surakarta, yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Desember 2020 untuk 48 TPS di wilayah Kadipiro, Banjarsari, Surakarta.

 

Menurut Sri Mintarsih, S.Kep.,Ns., M.Kes., selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama, menyampaikan, keterlibatan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta ini, sebagai bentuk nyata, implementasi partisipasi aktif Perguruan Tinggi yang ada di wilayah Surakarta, khususnya di Kadipiro.

 

Disamping itu, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, yang mempunyai prodi terbanyak dari prodi prodi ilmu kesehatan, mempunyai tanggung jawab yang besar pula, dalam rangka membantu pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Surakarta melalui Puskesmas Gambirsari, turut mewujudkan, upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini dalam kegiatan Pilkada. Sehingga dengan pilkada ini, pelaksanaan pemantauan protokol kesehatan secara ketat dengan menugaskan petugas pemantau prokes ini, diharapkan tidak akan terjadi ketidaktaatan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan selama mengikuti pelaksanaan pilkada tersebut.

Masyarakat tetap mencuci tangan sebelum memasuki TPS, memakai masker yang terstandarisasi, dan selalu menjaga jaga jarak satu sama lain nya, minimal 1,5 meter.

 

Petugas pemantau prokes pilkada kota Surakarta dari ITS PKU Muhammadiyah Surakarta ini, terdiri dari unsur dosen, humas dan mahasiswa. Kegiatan ini juga dapat dijadikan wahana implementasi tri dharma perguruan tinggi, yaitu, pengabdian masyarakat, yang merupakan komitmen perguruan tinggi untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, walaupun di masa pandemi ini.

Para petugas kami bekali dengan APD lengkap, masker KN95, Faceshield, dan sarung tangan (handschoon) sebagai upaya proteksi diri dalam melaksanakan tugas sebagai tim pemantau prokes pilkada Kota Surakarta tahun 2020.

ITS PKU Muhammadiyah Gelar Wisuda Luring Dan Daring

by Frendi Comments: 0

      

  • Terapkan Prokes Ketat

Solo Baru, — Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah menggelar wisuda lurinh di Hotel Best Western, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (21/11). Dalam prosesi wisuda, ITS PKU Muhammadiyah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk kewajiban rapid test bagi peserta wisuda.

Sebanyak 219 wisudawan mengikuti prosesi wisuda luring. Dengan 140 pendamping dari wisudawan terbaik. Sebagai langkah antisipasi pencegahan covid-19, baik wisudawan, pendamping wisudawan terbaik serta pimpinan dan panitia wajib melakukan rapid test. Maksimal tiga hari sebelum pelaksanaan wisuda.

Dari pantauan lokasi, peserta wisuda wajib mengenakan masker medis. Sebelum masuk ruangan diperiksa suhu tubuh dan menggunakan handsanitizer. Panitia wisuda juga membagikan faceshield dan sarung tangan. Selain itu tempat duduk dibuat berjarak. Dengan peserta setengah dari kapasitas ruangan.

Kepala Humas ITS PKU Muhammadiyah Teguh Wahyudi mengatakan pelaksanaan wisuda menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Dan mengacu pada aturan Prokes Covid-19 Kemenkes RI. Selain itu koordinasi dengan Satgas Covid-19 telah dilakukan pihak hotel.

“Meski diadakan secara luring, wisuda kali ini sangat terbatas. Hanya 219 wisudawan dan 140 pendamping dari wisudawan terbaik serta pimpinan saja yang masuk ruangan. Sedangkan yang lain menyimak secara daring melalui zoom clouds meeting,” ujarnya di sela prosesi wisuda.

Selain itu, prosesi wisuda dibuat ringkas. Sedangkan prosesi pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah tetap dilakukan. Setelah pemindahan tali, wisudawan mengambil sendiri ijazah yang diletakan di meja depan. Hal tersebut untuk meminimalisir kontak fisik. Setelah prosesi wisuda selesai, peserta diminta untuk segera pulang.

“Sebanyak 219 calon wisudawan berasal dari  Program studi S1 Ilmu Gizi reguler sebanyak 31 orang, S1 Gizi Transfer dari DKK Kota Sragen dan RSUD Kota Sukoharjo sebanyak 27 orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 145 orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 16 orang,” imbuhnya.

Selain itu, 140 wisudawan memperoleh predikat cumlaude. Yakni wisudawan terbaik di Prodi S1 Gizi diraih oleh Beta Muchrizki dengan indeks Penilaian Kumulatif (IPK) 3,93; Aprilia Miranti dengan IPK 3,84 dan Evadyahayu Dewi N.N dengan IPK 3,79. Untuk prodi DIII Keperawatan diraih oleh Elsa Fitria Dewi dengan IPK 3,97; Ema Tiana Wahyuningsih dengan IPK 3,96 dan Nanda Permata Putri dengan IPK 3,92. Sedangkan prodi DIII Kebidanan diraih oleh Annisa Ayudya Utama IPK 3,89; Iva Avivah dengan IPK 3,82 dan Santika Wijayanti Ayu Saputri dengan IPK 3,78.

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti berpesan agar wisudawan selalu menjunjung nilai-nilai profesionalisme dan Keislaman. Dan mendorong lulusan untuk berkompetisi ditingkat nasional dan internasional. Meski di masa pandemi covid-19 wisudawan harus bisa menyesuaikan diri agar tidak tergilas dengan kondisi.

“Keterserapan kerja lulusan disalurkan ke jejaring rumah sakit PKU Muhammadiyah se Jawa Tengah. Dalam proses magang. Wisudawan akan mendapatkan sertifikat pengalaman magang kerja sebagai pendamping ijazah, yang kelak sangat bermanfaat dalam proses seleksi calon karyawan,” katanya.

Peluang keterserapan kerja di luar negeri dengan mengadakan kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bahana Inspirasi Muda. Yang bisa bekerja ke  Jepang dan Arab Saudi. Di mana sudah ada 25 calon tenaga kerja Kesehatan yang siap dikirim ke Jepang.

“Kami tengah mempersiapkan kampus II dengan design monumental memadukan Perguruan Tinggi dengan Holding bisnis yakni Unit Kalibrasi Alat Kesehatan, Kuliner Anak Muda,  Klinik Kecantikan, Toko Alat Kesehatan Offline maupun Online, dan lainnya,” imbuhnya. (humas)

219 Mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah Diwisuda

by Frendi Comments: 0

  • Terapkan Prokes Ketat

 

 

 

 

 

 

 

 

Solo, — Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah menggelar wisuda di Hotel Best Western, Solo Baru, Sukoharjo, hari ini (21/11). Sebanyak 219 calon wisudawan mengikuti wisuda luring dan daring. Selain itu, protokol kesehatan dijalankan secara ketat. Prosesi wisuda ini turut dihadiri Ketua Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah Prof. DYP Sugiharto.

 

 

Sebagai apresiasi, wisudawan terbaik mendapatkan Beasiswa lazisMu sang Surya dan Beasiswa Wisudawan terbaik. Sebanyak 219 calon wisudawan berasal dari  Program studi S1 Ilmu Gizi reguler sebanyak 31 orang, S1 Gizi Transfer dari DKK Kota Sragen dan RSUD Kota Sukoharjo sebanyak 27 orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 145 orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 16 orang.

 

 

Selain itu, sebanyak 140 wisudawan memperoleh predikat cumlaude. Yakni wisudawan terbaik di Prodi S1 Gizi diraih oleh Beta Muchrizki dengan indeks Penilaian Kumulatif (IPK) 3,93; Aprilia Miranti dengan IPK 3,84 dan Evadyahayu Dewi N.N dengan IPK 3,79. Untuk prodi DIII Keperawatan diraih oleh Elsa Fitria Dewi dengan IPK 3,97; Ema Tiana Wahyuningsih dengan IPK 3,96 dan Nanda Permata Putri dengan IPK 3,92. Sedangkan prodi DIII Kebidanan diraih oleh Annisa Ayudya Utama IPK 3,89; Iva Avivah dengan IPK 3,82 dan Santika Wijayanti Ayu Saputri dengan IPK 3,78.

 

 

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti berpesan agar wisudawan selalu menjunjung nilai-nilai profesionalisme dan Keislaman. Dan mendorong lulusan untuk berkompetisi ditingkat nasional dan internasional. Meski di masa pandemi covid-19 wisudawan harus bisa menyesuaikan diri agar tidak tergilas dengan kondisi.

 

 

“Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Pandemi 19 bukan berarti menjadikan kami pasrah dengan keadaan dan berhenti berkreasi. Justru situasi ini membuat kami semakin tertantang untuk terus berinovasi,” katanya.

 

 

Weni menjelaskan banyak capaian yang diraih ITS PKU Muhammadiyah selama Pandemi Covid-19. Seperti pelaksanaan Akreditasi Program Studi sebanyak 4 prodi dalam kurun waktu 1,5 bulan. Di mana S1 Terapan Keperawatan Anestesiologi terakreditasi B, padahal operasional baru berjalan dua tahun dan belum meluluskan. Prodi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan masih menunggu hasil. Weni optimis bisa mendapatkan nilai A. Selanjutnya menyusul D4 Teknik Elektromedik dan S1 Profesi Ners serta S1 Informatika.

 

 

Peminat juga mengalami peningkatan menjadi 400 mahasiswa baru. Untuk peningkatan minat tersebut, IT PKU Muhammadiyah telah menambah gedung baru dengan tiga lantai. Pihaknya juga telah meresmikan “Pusat CBT” yang dilengkapi dengan 100 komputer. Dan menjadi Tempat Uji Kompetensi Nasional bagi Tenaga Kesehatan.

 

 

“Tentu hal ini semakin menambah deretan prestasi dan mendudukkan ITS PKU dalam perannya sebagai kampus unggulan yang menjadi pusat rujukan. Kami tengah mengusulkan untuk mendapatkan hibah alat kesehatan dari rumah sakit Tugu Rejo Semarang sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah,”ujarnya.

 

 

Dengan hibah alat kesehatan tersebut memperkuat sarana pembelajaran laboratorium. Weni mengaku upaya peningkatkan kualitas dosen dilakukan. Dengan tambahan satu Doktor pengajar lulusan Management and Science University of Malaysia. Sehingga tahun ini akam ada empat Doktor baru.

 

 

“Dengan penambahan pengajar yang kualifikasi pendidikan Doktor, tentu akan semakin meningkat kualitas pembelajaran yang akan diterima mahasiswa dan menjadikan Langkah untuk mencapai visi sebagai institut yang unggul akan mudah tercapai,” katanya.

 

 

Weni mengaku tengah mengembangkan Teknologi informasi dalam pembelajaran. Learning Management System (LMS) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa, baik dalam proses perkuliahan, diskusi, dan ujian. Serta tidak mengharuskan tatap muka langsung.

 

 

“Kami berupaya meningkatkan skema Beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa. Beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa diantaranya beasiswa PPA dan Bidikmisi dari Kemenristekdikti, Beasiswa dari Yayasan, dari Bank Rekanan, LAZIZMU, dan Beasiswa bagi Hafidz Qur’an dari ITS PKU serta sudah kami kembangkan Beasiswa dari Steakholder yg memesan lulusan kami,” ujarnya. (humas its pku)

PRODI ELEKTROMEDIS-FST ITS PKU MENYERAHKAN HIBAH ALAT FISIOTERAPI DI RS PKU MUH GOMBONG

by Frendi Comments: 0

Pada hari ini, Senin, 28 September 2020, dilaksanakan penyerahan hibah alat terapi infra red dengan lengan fleksible sebanyak 2 unit dari Prodi D4 Teknik Rekayasa Elektromedis Fakultas Sains & Teknologi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta kepada RS PKU Muhammadiyah Gombong, sebagai implementasi tindak lanjut penandatanganan MoU antara ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong Kebumen Jawa Tengah, yang telah ditandatangani oleh Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dan Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, penyerapan lulusan, beasiswa ikatan dinas, dan pengembangan pengembangan di bidang lainnya.

 

Sri Mintarsih, Skep., Ns., M.Kes, wakil rector Bidang III ITS PKU Muhammadiyah Surakarta menyampaikan alat ini adalah hasil karya dosen dan mahasiswa prodi D4 elektromedis, dengan bimbingan dan arahan dari para  dosen pembimbing klinik lain nya, untuk memberikan layanan terapi, khususnya penyinaran (diatermi) sebagai rangkaian kegiatan fisioterapi kepada pasien.

 

“Lampu infra red yang ada di pasaran, bertangkai (lengan) nya pendek, sehingga dalam kondisi kondisi pasien tertentu, mengalami kesulitan untuk jangkauan penyinaran ke arah yang akan dituju. Inovasi lengan fleksible ini, diharapkan dapat memberikan peningkatan layanan kepada klien, dan memudahkan pemberi terapi dari penyinaran infra red tersebut” ungkap Sri Mintarsih.

 

Menurut Manajer penunjang medis (jangmed), bapak Wibowo Aryo Tejo, ST, MM, dari RS PKU Muhammadiyah Gombong Kebumen Jateng, menyampaikan layanan fisioterapi setiap hari di RS PKU Muhammadiyah Gombong, mencapai 40 – 70 klien setiap hari. Harapannya denganpenyerahan alat hibah terapi infra red lengan fleksible ini dapat semakin meningkatkan layanan klien dan pemberi layanan terapi.

 

Kepala Dekan Fakultas Sains dan Tekhnologi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Ipin Prasojo, S.Pd., M.Kom menyampaikan alat terapi inframerah dengan lengan fleksibel ini adalah salah satu dari hasil karya dosen dan mahasiswa, alat ini memiliki dilengkapi dengan timer dan pengatur intensitas radiasi inframerah serta menggunakan lengan fleksibel sehingga lebih mudah dan fleksibel dalam pengoperasian.

“Alat terapi ini sudah di daftarkan HKI, bila ternyata permintaan banyak maka alat ini bisa di produksi masal. Dengan hibah alat tersebut diharapkan pelayanan di rumah sakit PKU Muhammadiyah Gombong bertambah optimalkata” kata Ipin Prasojo . (Humas/tg)

 

Kerjasama ITS PKU dengan RSUD dr. Soedirman Kebumen

by Frendi Comments: 0

 

ITS PKU – ITS  PKU Muhammadiyah Solo melakukan penandatangan kerja sama atau Memmorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen, Sabtu 19 September 2020.

Penandatanganan MoU dilakukan Rektor  ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, M. Kes., Ph.D.,  dengan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen, dr. Widodo Suprihantoro, M.M..

Disampaikan Weni Hastuti, Ph.D selaku Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta bahwa Kerjasama ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dilakukan dengan cara menyiapkan dan meningkatkan kualitas serta sumber daya manusia bidang kesehatan yang akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta untuk meningkatkan pengetahuan pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan sumber-sumber fasilitas yang ada pada kedua belah pihak.

“Kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen sebagai lahan praktik Mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah Surakarta  dari semua program pendidikan yang kami miliki antara lain DIV Teknologi Rekayasa Elektromedis, DIV Keperawatan Anestesiologi, S1 Keperawatan, S1 Informatika, Profesi Ners, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan dan S1 Gizi dengan tujuan mendidik mahasiswa dengan profesional, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dan meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen. Kerjasama ini bias berlanjut ke memorandum of Agreemen (MoA) dan akan diadakan Pelatihan CI untuk Pembimbing Klinik Anestesidan Elektromedis” kata Weni Hastuti, Ph.D.

Disampaikan juga oleh Anis Prabowo, SKM., M.Gizi., selaku kepala LPMPI  bahwa saat ini  ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan dua fakultas dan delapan program studi, sudah mulai memandang perlu memperluas jalinan kerjasama dengan dunia usaha dan para calon pengguna lulusan. Kerjasama dengan RSUD dr. Soedirman Kebumen salah satu yang kami jalin dengan rumah sakit-rumah sakit se Jawa Tengah dibangun terutama untuk menunjang pelaksanaan praktik klinik, terutama bagi mahasiswa dari program studi sarjana terapan keperawatan Anestesiologi dan teknologi rekayasa Elektromedis. Selain untuk menunjang praktik klinik, pengembangan dari kerjasama ini ke depan akan menyepakati juga prioritas dalam rekrutmen lulusan serta beasiswa ikatan dinas bagi mahasiswa program studi anestesi dan Elektromedis, mengingat kedua program studi ini masih sangat langka dan dibutuhkan”, kata Anis Prabowo . (Humas/tg)